yesterday once more

yesterday once more

Pagi, 23 Juli 2014

Mama : Pacaran itu bikin manusia lupa sama yang namanya malu. =__=
Mbak Anin : bener banget! =__=
Saya : …. :O

tidak mutlak memang, tapi beberapa orang memang memilih untuk menolak malu, atau mungkin hanya sekadar memaklumi dan membenarkan sesuatu. Ah, itu bukan sekadar ding, Valina.

Ah iya, saya jadi teringat nasihat mbak Anin, yang katanya ini dari temannya, hehe. 

bahwa..

Kesuksesan dalam membina rumah tangga itu bukan dimulai saat akad pernikahan, melainkan sejak proses mengenal. 

Terima kasih Ma, Mbak Anin.

terima kasih untuk selalu mengingatkan, 

Allah, terima kasih untuk selalu menjaga. 

ambil buku, foto, masukin, ambil buku, foto, masukin.

Kyoto, 1 April 2014

Masa Lalu

avinaninasia:

X : Kok bisa sih Kak, A sama B nikah? Kak B kan dulu suka ngedeketin banyak perempuan.
Y : Dulu kan?

Setiap orang suci punya masa lalu. Setiap pendosa punya masa depan.”

(Anonim)

Via Two-Dimensional Life of Avina

Skala Motif Konsumen Survey

Assalamu’alaykum :)

hello teman-teman tumblr :)

Saya butuh bantuan teman-teman yang masih mahasiswa, berusia 15-35 tahun, untuk mengisi survey penelitian dosen saya, Pak Rahkman Ardi, M.Psych, tentang perilaku konsumen..

Mohon bantuannya yaaa, dan monggo disebar ke teman-teman di kampus :)

http://www.surveymonkey.com/s/consbeh

atau bisa klik judul postingan ini 

terima kasih :)

Wassalamu’alaykum

Valina Khiarin Nisa

avinaninasia:

Barangkali, miniatur kemenangan itu seperti kemenangan Jerman. Setelah berkali-kali istiqomah masuk semifinal, akhirnya trofi juara itu berhasil dibawa pulang.
Kemenangan Jerman adalah kemenangan tim. Kemenangan yang membutuhkan waktu perjuangan beberapa kali piala dunia. Kemenangan yang dihasilkan dari kaderisasi yang kontinyu dan baik. Tidak ada pemain yang jauh lebih menonjol di dalam tim. Maka kemenangan Jerman, bukan sekedar kemenangan Mueller, Klose, Ozil, atau kemenangan perorangan saja. Ini kemenangan Jerman. Kombinasi kesolidan tim, kaderisasi yang baik, dan sudah bareng tentu dikomandoi oleh pelatih yang handal.
Congratulation Germany! You deserve it! :)

:D

avinaninasia:

Barangkali, miniatur kemenangan itu seperti kemenangan Jerman. Setelah berkali-kali istiqomah masuk semifinal, akhirnya trofi juara itu berhasil dibawa pulang.

Kemenangan Jerman adalah kemenangan tim. Kemenangan yang membutuhkan waktu perjuangan beberapa kali piala dunia. Kemenangan yang dihasilkan dari kaderisasi yang kontinyu dan baik. Tidak ada pemain yang jauh lebih menonjol di dalam tim. Maka kemenangan Jerman, bukan sekedar kemenangan Mueller, Klose, Ozil, atau kemenangan perorangan saja. Ini kemenangan Jerman. Kombinasi kesolidan tim, kaderisasi yang baik, dan sudah bareng tentu dikomandoi oleh pelatih yang handal.

Congratulation Germany! You deserve it! :)

:D

Via Two-Dimensional Life of Avina
saya selalu nyempil. 

saya selalu nyempil. 

Terima Kasih Bapak Dosen (Edisi Kedua)

semoga silaturahim diantara kita semua terjaga. Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi mau whatsaap atau e-mail, monggo.

aamiin, selamat mengejar cita dan cinta, Pak. Kata-kata saya masih aja ngga ganti, sama kaya farewell edisi 2012 haha :’) Jangan lupa undang-undang lho, Pak.. siapa tahu bisa ngisi acara, haha.

wahh, haha. iya. kamu juga selamat belajar ya, tahun depan ya diusahakan untuk lulus. Ya, dari tahun ke tahun sih, yang biasanya lulus empat tahun cuma belasan, tapi saya yakin kamu bisa. haha. yaa, sama-sama, jangan lupa undang-undang juga ya undang apa ini hahaha, :D

wawawaaa, aamiin, Allaahumma aamiin. Terima kasih atas doanya, Pak. Hiks (hiks tapi sambil ketawa haru). Habis ini Bapak ngga bolak-balik Indonesia lagi, Pak?

Engga. tugas saya di Indonesia udah selesai. Saya 2 tahun disana, sampe program doktoral selesai, baru balik Indonesia , doakan segera selesai.. 

Aamiin, semoga ya, Pak. Pulang ke Indonesia bertiga ya, Pak. hehehe :”D

Hahaha (blushing as usual he did when someone discuss this topic). Wes wes ah, haha. Semoga nanti kamu kalau sudah lulus, yaa tercapai apa yang kamu inginkan. Kalau ingin kerja, semoga dimudahkan untuk segera mendapat pekerjaan, kalau mau sekolah lagi, semoga ditemukan sekolah yang sesuai, dan kalau misalnya. em, mau menikah… sudah ada pasangan yang pas, sesuai sama kamu, ya disegerakan.. jangan ditunda-tunda.. nanti kelamaan.. dan, eh opo iki malah curhat aku.. 

Aamiin, :’D iya Pak, siap laksanakan.. ngga apa-apa kok curhat, Pak.. semoga segera dipertemukan di waktu yang tepat ya Pak, baik Bapak maupun saya.. :”) Ya udah monggo, Pak. saya pulang. Sampai jumpa lagi, Pak 

Oh iya, iya, sekali lagi terima kasih ya, Valina, Mustika

Sama-sama, Pak. 

Suatu Sore, di ruang dosen. Bersama Pak Ardi dan Mbak Tika :)

Ya, semester genap tahun 2014 berakhir. Sekaligus alarm bahwa salah satu dosen favorit saya ini akan melanjutkan studi beliau di Warsaw Univerity, Polandia. Rasanya baru kemarin saya sorak-sorak bergembira waktu KRS melihat nama Pak Ardi sebagai salah satu pengajar mata kuliah Kuantitatif (meskipun pada akhirnya saya ngga diajar haha). Sebagai murid yang tidak diajar beliau di semester ini, empat bulan seolah-olah terasa terlewatkan begitu saja, tapi setidaknya kami masih cukup akrab,  ya, memang, beliau adalah dosen yang bisa akrab dengan siapa saja, termasuk si cupu Valina.  Ada satu hal yang yang saya lewatkan adalah ketika saya urungkan niat saya untuk mendaftar jadi asisten penelitian Pak Ardi, karena saya takut nggak maksimal, masih belum kebayang membagi waktu antara magang, BEM, kegiatan akademik, dan yang lainnya. Hiks, sedihnya mohon maap pake banget nih. haha :’). Tapi Allah itu emang Maha Baik dan Pengertian, saya masih bisa bekerja sama saat pelaksanaan tes PPDB SMP-SMA di Surabaya bersama beliau. :D 

terima kasih atas ilmu dan inspirasinya, Pak Rahkman Ardi..

terima kasih telah membuat saya kaget pas UTS Kuantitatif karena Bapak potong a la Shaolin..

terima kasih selalu ramah dan menyapa saat berjumpa..

terima kasih telah menjadi koordinator sekolah untuk tester PPDB SMP-SMA Ruang 16, hehe.  Saya senang dan ngga nyangka Pak Ardi jadi koordinator saya. Haha. 

image

Terima kasih, Pak Rahkman Ardi..

Sekali lagi, selamat berjuang meraih cita dan cinta, Pak..

Semoga kedamaian selalu untuk Bapak..

dan yang terpenting, semoga Allah selalu menuntun langkah Bapak, memberikan perlindungan dan kasih sayang-Nya, aamiin..

image

terima kasih, Pak. Terima kasih Mbak Amel. InsyaAllaah :) Masih inget lho sama rekomendasi negara dari Bapak buat saya, haha. saya catat baek-baek, Pak. Jika Allah menghendaki :D 

Saya masih bermimpi dan bisa berjuang, Pak \:D/

image

Yeah,  2 tahun lagi insyaAllah dengan pose yang sama..

tapi dengan Doktor Rahkman Ardi, M.Psych dan Valina Khiarin Nisa, S.Psi :D 

aamiin 

proud to be your student, Sir. :D

Alhamdulillaah, Yeah, demikian cerita tentang salah satu dosen keren saya, Pak Ardi. Semoga bisa berbagi cerita tentang dosen-dosen lainnya yang juga keren dan inspiratif. Sekali lagi, terima kasih ya Allaah, keputusan-Mu menetapkan hamba-Mu kuliah di Psikologi Universitas Airlangga :)

Gresik, 13 Juli 2014 21:29

avinaninasia:

Atau mungkin, teman-teman ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara di Gaza juga bisa menyalurkan donasi via info di atas. :”“”“”

avinaninasia:

Atau mungkin, teman-teman ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara di Gaza juga bisa menyalurkan donasi via info di atas. :”“”“”

Via Two-Dimensional Life of Avina